Senin, 04 Juni 2012

Pondok Pesantren Kyai Kholil Bangkalan Madura


 

Ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan Madura

Sejarah profil perkembangan Pondok Pesantren Kyai Syaikhona Mohammad Kholil Bangkalan Madura Jawa Timur Indonesia yang didirikan oleh Kyai Haji (KH) Kholil (Khalil) Bangkalan yang lebih dikenal dengan sebutan Syaikhona (Syaichona) Mohammad Kholil Bangkalan. Ponpes didirikan pada 1861 Masehi.

SEJARAH AWAL PENDIRIAN PESANTREN

Syaikhona (Syaichona) Kholil mendirikan sebuah pesantren di daerah Cengkubuan, Bangkalan. Setelah putrinya, Siti Khatimah, dinikahkan dengan keponakannya sendiri, yaitu Kiai Muntaha (Muhammad Thaha); pesantren di desa Cengkubuan itu kemudian diserahkan kepada menantunya tersebut. Dan Kiai Khalil sendiri, pada tahun 1861 M., mendirikan pesantren lagi di daerah Kademangan, hampir di pusat kota; sekitar 200 meter sebelah Barat alun-alun kota Kabupaten Bangkalan. Letak pesantren yang baru itu, hanya selang 1 kilometer dari pesantren lama dan desa kelahirannya. Pesantren yang terakhir ini kemudian dikenal sebagai pesantren Syaikhona Kholil.

Dari pesantren di Kademangan inilah KH. Khalil bertolak menyebarkan Islam di Madura sampai Jawa. Pada mulanya beliau membina agama Islam di sekitar Bangkalan. Baru setelah dirasa cukup baik, mulailah beliau merambah ke pelosok-pelosok yang jauh, hingga menjangkau seluruh Madura.


PENGASUH PESANTREN SYAIKHONA KHOLIL

1. KH. Khalil
2. KH. Abdul Fattah bin Nyai Aminah binti Nyai Mutmainnah binti Imron bin Khalil
3. KH. Fakhrur Rozi bin Nyai Romlah binti Imron bin Khalil
3. KH. Abdullah Sahal bin Romlah binti Imron bin Khalil.
4. KH. Fakhrillah Sahal bin Abdullah Sahal.


SISTEM PENDIDIKAN

1. Formal
a. MTs al-Ma’arif,
b. SMA Ma’arif,
c. Kesetaraan [A, B, dan C]
e. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syaichona Moh. Cholil (STITS)

2. Non-Formal

a. Ma’hadiyah: Badan Khusus (Bansus) al-Qur`an, Tahfizh al-Qur`an, Tahfizh Alfiyah, pengajian Kitab Kuning, dan Majlis Munazharah Ma’hadiyah

b. Madrasiyah: Madrasah Diniyah Ibtida`iyah, Madrasah Diniyah Tsanawiyah, dan Madrasah Diniyah Aliyah (ATM).
===========
Sumber:
rumahkitab.com

disadur dari: www.alkhoirot.net 

0 komentar:

Poskan Komentar